Wednesday, February 28, 2007

Pete2 Butut Kampus 2

Meski wajah kusut, rambut semrawut dan bau kentut tapi tetap saja ada keceriaan yang menghampiri, membuatQ harus tersenyum lembut. Ada apa? Kok bisa?, Mungkin ada yang bertanya atau malah kamu sendiri yang bertanya-tanya?. Sebelum aku jawab, Kita kembali dulu ke teori 5W+1H. Qt mulai dari: Apaan? Sejak 2 bulan yang lalu ini untuk pertama kalinya aku liat dia. Siapa? Aadaa adza? Maksud lo? Gini bro: Dia itu cewek, anak kuliahan, masih merah di Kampus Hijau, semester 2. Sorry, namanya tidak untuk dipublikasikan. Dimana? Ya, dikampus 2 dong. Kapan? tadi pagi. Emangnya Kenapa? I feel happy to see her again. Bagaimana bisa? Yaa bisalah, why not?!!. Tapi mungkin dia tidak liat aQ or pura2 tidak liat! Eh, awas kalo lu bertanya lagi...!!! Baca aja terus. Ok
Alkisah, Pelan tapi pasti... pete2 butut itu memasuki pelataran kampus, gak ada siapa2 selain P' sopir plus dua orang mahasiswa. AQ berdiri disamping helikopter, dibelakang Mr. Tony. Pelan sekali, si butut merayap dan berhenti tepat disamping si Helly. Ada yang aneh, menurutQ. Is my heart telling a lie? AQ yakin pasti dia! Siapa? You jangan ikut2an bertanya lagi!
Penumpang turun, laksana bidadari terjun dari pohon mangga. "??????" Maklum, di sekitar kampus yang ada hanya pohon mangga. Yang pertama, lewat begitu saja, yang kedua, singgah di pelupuk mata, beberapa saat. AQ terpaku, kaku dan membatu. I cannot say anything, Just standing and watching her...
she went away...I did not call her bcoz may be she didn't want to talk 2 me...I could only follow her on my sight...
Sang Pilot memanggil Aq, "Hey bro, helikopter sudah mau berangkat". Pagi itu, AQ tinggalkan kampus 2 yang membisu...
Kembali ke kampus I, aQ malah gelisah, Menunggu dia datang. Tapi lagi2 dia tidak datang. Kenapa? Mungkin karena dia bukan merpati. Setau aQ, and Orang2 juga pada bilang klau Cuma merpati aja yang gak pernah ingkar janji...
Dengan senyum kecut, aQ merungut, nggak bisa lagi kentut, meski buntut tetap menggelayut...
Bro...bro...Sis...sis, Jgn dimasukin ke hati ya! Ini cuma bahasa rasa, rasa yang tak berkata, tapi tetap bermakna...karena ada asa dalam rasa...meski kau anggap biasa...

0 comments: